Agile adalah Istilah yang Banyak Digunakan Start Up, Apa Sih Artinya?

Agile adalah istilah yang sedang banyak dibicarakan saat ini. Setelah menjamurnya pendirian perusahaan rintisan alias start up di seluruh dunia pada satu dekade terakhir. Namun tahun ini banyak start up yang melakukan pemangkasan karyawan atau bahkan menutup operasional usahanya dengan berbagai alasan. Biasanya karena gagal mendapatkan investor baru untuk menutupi biaya operasional, membuat start up harus tetap agile jika ingin bertahan meskipun harus melakukan perubahan lini bisnis. Lalu, apa itu agile?

Agile adalah Kemampuan yang Sangat Dibutuhkan

Menurut kamus Oxford, agile adalah kemampuan untuk bergerak dengan cepat dan mudah. Pada arti yang lain, agile artinya kemampuan untuk berpikir dengan cara yang cepat dan cerdas. Biasanya digunakan untuk menggambarkan cara bekerja di mana waktu dan tempat kerja, dan peran yang dijalankan orang, semuanya dapat diubah sesuai kebutuhan. Fokusnya lebih mengarah pada tujuan yang ingin dicapai, daripada metode yang tepat digunakan.

Meskipun istilah agile dipopulerkan oleh perusahaan start up, namun kemampuan ini bisa diterapkan oleh siapa saja di bidang apapun. Hal ini dikarenakan kemampuan seseorang untuk bisa agile akan bermanfaat untuk dapat menyesuaikan diri dengan keadaan lebih cepat. Meningkatkan kemampuan agile juga bisa membuat kita lebih efektif dan efisien dalam bertindak, terutama jika kita sedang bekerja sama dalam tim.

Mengutip Atlassian.com, kemampuan agile sangat cocok diterapkan dalam proyek kolaboratif. Komunikasi terbuka, kolaborasi, adaptasi, dan kepercayaan di antara anggota tim adalah inti dari agile ini. Meskipun pemimpin proyek atau pemilik produk biasanya memprioritaskan pekerjaan yang akan disampaikan, anggota tim dapat memutuskan bagaimana pekerjaan akan diselesaikan, mengatur diri sendiri seputar tugas dan penugasan yang terperinci.

Cara Mengasah Kemampuan Agile

Agile tidak ditentukan oleh serangkaian upacara atau teknik pengembangan tertentu. Sebaliknya, agile adalah teknik yang menunjukkan komitmen terhadap siklus yang ketat dan peningkatan berkelanjutan. Itu sebabnya, agile sangat diperlukan dalam membangun startup yang biasanya memiliki mata pekerjaan yang padat namun kuantitas sumber daya manusianya yang sedikit. Sehingga mereka harus bisa dengan cepat menyelesaikan satu pekerjaan dan menyesuaikan diri dengan pekerjaan selanjutnya yang bisa sama sekali berbeda.

Nah, dalam aktivitas sehari-hari, kamu bisa mengasah kemampuan agile ini dengan beberapa kegiatan proyek. Jika masih sekolah, misalnya, ketika ada tugas kelompok kamu bisa memilih kelompok yang berbeda pada mata pelajaran yang berbeda juga. Nantinya, kamu harus mencoba semua peran di setiap kelompoknya.

Jika kamu sedang kuliah, pengalaman di sekolah tersebut juga bisa diterapkan, tetapi dengan pengimplementasian peran  yang lebih kompleks dan lebih dalam lagi pada setiap proyek mata kuliahnya. Bahkan lebih jauh, di masa kuliah kamu bisa mengikuti beberapa aktivitas pada beberapa organisasi kemahasiswaan, baik secara paralel maupun bergantian setiap tahunnya.

Agile Membantumu Bersaing di Dunia Kerja

Jika kamu sudah terbiasa untuk menjadi agile saat bersekolah atau kuliah, kamu akan lebih mudah mengimplementasikannya ketika menangani proyek pekerjaan yang sesungguhnya. Pada akhirnya, kamu akan menjadi orang yang bisa diandalkan di bidang pekerjaan apapun. Karena cukup fleksibel dan memiliki kemampuan yang beragam, kamu bisa menjadi talent yang dicari oleh banyak perusahaan. Jadi, agile adalah kemampuan mutlak untuk dimiliki oleh anak muda di era persaingan yang ketat saat ini.

Jadi, tertarik kan untuk bisa punya kemampuan agile? Bukan cuma agile, kamu bisa mempelajari kemampuan-kemampuan keren lainnya di website MNP lho. Yuk jelajahi atau nantikan artikel selanjutnya di menu Feature dan News yaa!

Menu