MNP Bekerjasama dengan Ginee

Integrasi Kurikulum dengan Industri E-Commerce Logistics Kekinian, MNP Bekerjasama dengan Ginee

Untuk dapat memenuhi kebutuhan industri yang up-to-date, Program Studi atau Jurusan E-Commerce Logistics Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP) bekerjasama dengan Platform Omnichannel Solusi E-Commerce, Ginee Indonesia. Seremoni kerja sama ditandai dengan proses penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MNP dan Ginee di Kampus MNP Gading Serpong, Tangerang pada Kamis, 15 September 2022.

MNP Bekerjasama dengan Ginee

MNP Kerja Sama dengan Ginee

Roy Anthonius selaku Direktur MNP menyampaikan bahwa MNP cukup berbangga dengan inisiasi kerja sama ini. MNP memiliki tiga program studi yang semuanya berorientasi pada creative technology, salah satunya adalah Jurusan E-commerce Logistics. Untuk mendukung industri melalui creative technology tersebut, politeknik mengedepankan praktik sehingga dapat menjadi alternatif bagi siswa yang gaya belajarnya cenderung kinestetik.

“MNP menggunakan cara belajar Immersive Experience Learning di mana pengajaran selalu diiringi dengan praktik berdasarkan proyek nyata. Kita dorong mahasiswa belajar praktik dari semester 1. Karena kami percaya bahwa lulusan kami tidak menjadi fresh graduate yang mentah ingin mencari pengalaman. Sementara, di MNP mereka sudah punya pengalaman dan ketika lulus sudah siap pakai,” tutur Roy.

General Manager Southeast Asia Ginee, Evelyin Wu turut senang bekerja sama dengan MNP. Ia mengatakan bahwa Ginee merupakan omnichannel solution. Alias solusi untuk berbagai macam medium penjualan dari dan untuk konsumen akhir. Kelebihan Ginee sebagai Enterprise Resource Planning (ERP) yaitu pada sistem pergudangan yang menghubungkan e-commerce langsung ke konsumen. Hal ini dinilai dapat membawa warna baru yang kekinian bagi Jurusan E-Commerce Logistics MNP.

“Kebetulan ada Jurusan E-Commerce Logistics di MNP kita bisa berkolaborasi dalam pengajaran, bahwa ada teknologi yang update dan case study yang ada di masyarakat. Ginee juga sudah mencakup layanan di asia pasifik, termasuk Cina yang teknologinya sudah tiga sampai empat tahun ke depan. Jadi akan sangat relevan jika dapat menjadi studi kasus dalam kurikulum di sini,” terang Evelyn.

Hal ini senada dengan harapan dari Ketua Jurusan E-Commerce Logistics, Dewi Hajar.”Mahasiswa diharapkan jangan hanya bisa menggunakan tools, tetapi juga bisa membuat tools-nya. Nah dengan adanya Ginee menambah warna sendiri di bidang ritel, bagaimana penanganan barang bisa sampai di tangan konsumen,” tambahnya.

MNP Bekerjasama dengan Ginee Bisa Saling Bertukar Pengalaman

Meskipun sebagai institusi baru, Roy menambahkan bahwa MNP adalah bagian dari Kompas Gramedia yang secara bisnis sudah lebih dulu ada dan sangat proven. Salah satu unit bisnisnya adalah di bidang logistik yang juga telah bekerja sama dengan MNP. Melalui tambahan kerja sama dengan Ginee, Ia yakin bahwa teknologi-teknologi termutakhir yang digunakan bisa lebih match dengan apa yang dipelajari di perkuliahan.

“Jurusan E-Commerce Logistics ini ada unsur bisnis, ecommerce, dan IT, mirip dengan Ginee. Karena di industri kita tidak bisa parsial hanya belajar bisnis saja atau IT saja. Orientasi kami ada di bidang pendidikan, Ginee ada di industri, jadi bisa bertukar pengalaman.  Silakan jika ada studi kasus kita akan membuka kurikulum kita, bisa fokus ke pengajaran dan penelitian juga,” pungkasnya.

Menu